Senin, 03 November 2014

MK; filsafat administrasi

NAMA :AHMAD YANTO
PRODI: ILMU ADM NEGARA
KELAS :A

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa “filsafat” berarti cinta kepada kebijaksanaan. Menjadi bijaksana berarti berusaha mendalami hakikat sesuatu. Dengan demikian dapat pula dikatakan bahwa berfilsafat berarti berusaha mengetahui tentang sesuatu dengan sedalam-dalamnya, baik mengenai hakikatnya, fungsinya, ciri-cirinya, kegunaannya, masalah-masalahnya, serta pemecah-pemecahan terhadap masalah-masalah itu.

Pertama, administrasi sebagai seni adalah suatu proses yang diketahui hanya permulaannya sedang akhirnya tidak diketahui. Kedua, administrasi mempunyai unsur-unsur tertentu, yaitu adanya dua manusia atau lebih, adanya tujuan yag hendak dicapai, adanya tugas adanya tugas-tugas yang harus dilaksanakan, adanya peralatan dan perlemgkapan untuk melaksanakan tugas-tugas itu. Kedalam golongan peralatan dan perlengkapan termasuk pula waktu, tempat, pralatan materi serta sarana lainnya. Ketiga, bahwa administrasi sebagai proses kerjasama bukan merupakan hal yang baru karena ia telah timbul bersama-sama dengan timbulnya peradaban manusia. Tegasnya administrasi sebagai seni merupakan suatu fenomena social.

hakekat administrasi di sandarkan pada teori x,y,z, pasti sifat kepribadiannya berbeda beda.''teorix:
jika seorang mempunyai sifat teori x ini pasti akan ada timbul masalah yang tidak di senangi orang lain, apa bila seorang pemimpin mempunyai sifat ini, pasti akan mempunyai ambisi besar. untuk mendapatkan sesuatu dan melupakan orang lain, serrta tanggung jawab menjadi pemimpin itu di tinggalkan ''teori.y : seorang yang mempunyai sifat teori y akan di senangi orang lain, Kebanyakan orang yang menjadi pemimpin bersedia menerima dan bahkan merusaha mencari tanggung jawab di bawah syarat-syarat yangpasti.''teori.zseorang pemimipin harus mempunyai sifat teori z, karna teori z adalah orang yang selalu tegas dalam melakukan hal yang sangat berperan penting dalam hidupnya. Pada suatu saat seorang pemimpin memang orang harus menggunakan cara halus, hanya sedikit mengontrol,







Kesimpulan
Terlalu sering orang beranggapan bahwa tujuan, proses administrasi harus selalu ditentukan oleh orang-orang yang bersangkutan langsung dengan proses tersebut. Hal ini tidak benar karena tujuan yang hendak dicapai dapat ditentukan oleh semua orang yang langsung terlibat dalam proses administrasi itu. Tujuan dapat pula ditntukan oleh hanya sebagian dan mungkin pula malah oleh seorang dari mereka yang terlibat. Akan tetapi, bukanlah sesuatu hal yang mustahil pula bahwa orang lainlah yang menentukan tujuan yang hendak dicapai.