Senin, 12 Januari 2015

Tugas Akhir Semister

NAMA  : AHMAD YANTO                                                      
NIM      : 2014210010
PRODI  : ILMU ADMINITRASI NEGARA
KELAS : A



1)      Dalam mata kuliah filsafat administrasi saya mampu menguasai konsep teoritis yang mengacu pada pelajaran yang sudah di berikan.

KONSEP FILSAFAT ADMINISTRASI
·         Filsafat : merupakan pengambilan keputusan yang bijak.
·         Administrasi : sebuah macam organisasi.
·         Leadership/pemimpin (munculnya pemimpin teori yang kepemimpinan).

PENGERTIAN
1 . FILSAFAT
Filsafat adalah cinta pada kebijaksanaan                                                                                                                                                   filsafat yang mempunyai dan suku kata yaitu pilos yang berarti gemar, senang dan cinta,                                                                     dan kata shopin yang berarti kebijaksanaan atau kearikan bahasa ini merupakan bahasa yunani.
2 . ADMINISTRASI
·         Administrasi adalah proses kerja sama antara dua manusia atau lebih yang di tujukan pada tujuan bersama
·         Arti sempit mnurut the liang gie
-          Catat, surat pembuka ringan, ketik, kegiatan penyusunn keterangan sistematis, pencatatan secara tertulis untuk di dokumentasikan
·         Arti luas
-          Arti kelompok seluasnya, ada kerja sama, ada kegiatan ada bimbingan dan tujuan yang di sepakati kebersamaan.
·         Administrasi juga memiliki dan unsur yaitu dua orang atau melebihi, tujuan, tugas dan kehendak yang di laksanakan, sarana dan prasana
3 . ORGANISASI
Organisasi sebagai alat alat administrasi
-          Sebagai wadah untuk kegiatan menajmen di jadwalkan
-          Sebagai proses bertemu dan orang atau lebih untuk melakukan interaksi dalam anggota organisasi yang bersangkutan.
                            4  . PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pengambilan keputusan dapat di bagi menjadi 08 : 1. Di kehendaki 2. Di rencanakan 3. Di tujui strategi 4. Effeet 5. Bermanfaat 6. Etika 7. Filsafat 8. Kepemimpinan. Jadi seorang pemimpin dalam mengambil keputusan harus dengan bijak tidak memihak pada orang tertentu.
                            5 . LEADERSHIP/PEMIMPIN
Leadership/pemimpin adalah berfungsi pada pemimpin dan anggota/follower dalam situasi tertentu.
             Seperti rumus yang sudah ada L=F (L,F,S) jadi seorang leader/pemimpin harus bisa memberikan sebuah fungsi followernya dengan baik dalam keadaan tertentu.
·         LATAR BELAKANG MUNCULNYA PEMIMPIN
1 . Genitik (Keturunan)
2 . Sosial (Masih Bisa Di Pelajari)
3 . Ekologi (Campuran Antara Genitik Dan Sosial)
Jadi kita semua terlahir jadi pemimpin yang harus terus kita kembangkan dan seorang pemimpin yang efektif mempunyai genitik dan mau belajar dan menjadi lebih baik dalam lingkungannya.

·         TEORI DAN MODAL KEPEMIMPINAN
-          Teori sifat
-          Teori kepribadian prilaku
-          Teori kepemimpinan situsiona
-          Teori kepemimpinan terpadu      

·         TEORI GAYA KEPEMIMPINAN
-          Otoriter = perintah yang menekan
-          Leberal = bebas
-          Demokrasi = keputusan
Jadi teori gaya kepemimpinan ini sangat penting  di gunakan dalam keadaan dan situasi tertentu.
TEORI SIFAT
-          Berusaha mengidentifikasi karakteristik yang khas.
-          Fisik
-          Mental
-          Kepribadian.
Jadi teori sifat ini bisa membantu seorang mengenal sosok ke pemimpinannya dan anggota.

·         TAHAP TERJADINYA TEORI
Jadi penganlaman-menjadi sebuah pengetahuan dan jadilah sebuah teori
·         KARAKTER MANUSIA
             X identic dengan sifat pasimis atau berfikir nigatif
Y identic dengan sifat optimis dan semangat atau erfikri positif
Z percampuran

6 . GOOD GOVERMANCE
               Pemerintah yang baik atau good govermance
-          Pemerintah yang mempunyai semangat baru
-          Sifat responsip para pengguna jasa

7 . PEMBANGUNAN ATAU MODENERASI
Perubahan yang terjadi di Negara yang baru merdeka setelah peran dunia II adalah perubahan social, ekonomi, dan politik hal demikian di golongkan menjadi modenerasi.











         


Senin, 03 November 2014

MK; filsafat administrasi

NAMA :AHMAD YANTO
PRODI: ILMU ADM NEGARA
KELAS :A

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa “filsafat” berarti cinta kepada kebijaksanaan. Menjadi bijaksana berarti berusaha mendalami hakikat sesuatu. Dengan demikian dapat pula dikatakan bahwa berfilsafat berarti berusaha mengetahui tentang sesuatu dengan sedalam-dalamnya, baik mengenai hakikatnya, fungsinya, ciri-cirinya, kegunaannya, masalah-masalahnya, serta pemecah-pemecahan terhadap masalah-masalah itu.

Pertama, administrasi sebagai seni adalah suatu proses yang diketahui hanya permulaannya sedang akhirnya tidak diketahui. Kedua, administrasi mempunyai unsur-unsur tertentu, yaitu adanya dua manusia atau lebih, adanya tujuan yag hendak dicapai, adanya tugas adanya tugas-tugas yang harus dilaksanakan, adanya peralatan dan perlemgkapan untuk melaksanakan tugas-tugas itu. Kedalam golongan peralatan dan perlengkapan termasuk pula waktu, tempat, pralatan materi serta sarana lainnya. Ketiga, bahwa administrasi sebagai proses kerjasama bukan merupakan hal yang baru karena ia telah timbul bersama-sama dengan timbulnya peradaban manusia. Tegasnya administrasi sebagai seni merupakan suatu fenomena social.

hakekat administrasi di sandarkan pada teori x,y,z, pasti sifat kepribadiannya berbeda beda.''teorix:
jika seorang mempunyai sifat teori x ini pasti akan ada timbul masalah yang tidak di senangi orang lain, apa bila seorang pemimpin mempunyai sifat ini, pasti akan mempunyai ambisi besar. untuk mendapatkan sesuatu dan melupakan orang lain, serrta tanggung jawab menjadi pemimpin itu di tinggalkan ''teori.y : seorang yang mempunyai sifat teori y akan di senangi orang lain, Kebanyakan orang yang menjadi pemimpin bersedia menerima dan bahkan merusaha mencari tanggung jawab di bawah syarat-syarat yangpasti.''teori.zseorang pemimipin harus mempunyai sifat teori z, karna teori z adalah orang yang selalu tegas dalam melakukan hal yang sangat berperan penting dalam hidupnya. Pada suatu saat seorang pemimpin memang orang harus menggunakan cara halus, hanya sedikit mengontrol,







Kesimpulan
Terlalu sering orang beranggapan bahwa tujuan, proses administrasi harus selalu ditentukan oleh orang-orang yang bersangkutan langsung dengan proses tersebut. Hal ini tidak benar karena tujuan yang hendak dicapai dapat ditentukan oleh semua orang yang langsung terlibat dalam proses administrasi itu. Tujuan dapat pula ditntukan oleh hanya sebagian dan mungkin pula malah oleh seorang dari mereka yang terlibat. Akan tetapi, bukanlah sesuatu hal yang mustahil pula bahwa orang lainlah yang menentukan tujuan yang hendak dicapai.